JOGJA.PUSARAN.ONLINE – Upaya membangun karakter peserta didik sejak dini terus diperkuat melalui pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Pada Rabu, 15 Juli 2026, SD Negeri Gedongkiwo Yogyakarta bekerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) sebagai bagian dari rangkaian kegiatan MPLS.
Program ini bertujuan untuk mengenalkan nilai-nilai hukum sekaligus menanamkan karakter positif kepada peserta didik melalui metode pembelajaran yang interaktif, komunikatif, dan menyenangkan. Sejak memasuki ruang kelas, para siswa baru tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang dikemas secara ramah anak sehingga materi yang disampaikan mudah dipahami.
Dalam kesempatan tersebut, tim dari Kejaksaan Tinggi DIY memberikan edukasi mengenai pentingnya nilai keadilan (adil) dalam kehidupan sehari-hari. Melalui media presentasi yang menarik, ilustrasi bergambar, serta diskusi interaktif, peserta didik diajak memahami bahwa bersikap adil berarti memperlakukan setiap orang secara setara tanpa membedakan suku, agama, ras, latar belakang, maupun kondisi sosial.
Para narasumber juga mengajak siswa untuk menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan di sekolah, seperti berteman dengan siapa saja, saling menghormati, menghargai perbedaan, serta membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah.
Suasana pembelajaran berlangsung aktif dan penuh semangat. Para siswa terlihat mengikuti materi dengan saksama, menjawab pertanyaan yang diajukan oleh narasumber, serta berbagi pengalaman sederhana mengenai pentingnya bersikap adil kepada teman. Pendekatan edukatif yang dikemas secara interaktif ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi peserta didik.
Pelaksanaan program Jaksa Masuk Sekolah pada masa MPLS menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara dunia pendidikan dan aparat penegak hukum dalam memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan sekolah yang baru, tetapi juga dibekali nilai-nilai moral dan kesadaran hukum sebagai fondasi dalam kehidupan bermasyarakat.
Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta mengapresiasi sinergi yang terjalin antara SD Negeri Gedongkiwo dan Kejaksaan Tinggi DIY dalam menghadirkan pembelajaran karakter yang kontekstual sejak hari-hari pertama peserta didik memasuki sekolah.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh peserta didik mampu mengimplementasikan nilai-nilai keadilan, toleransi, saling menghargai, integritas, dan kepedulian terhadap sesama dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang inklusif, harmonis, serta bebas dari perundungan (bullying), sejalan dengan komitmen Kota Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan yang mengedepankan kualitas pendidikan sekaligus pembentukan karakter peserta didik.











