News

Visitasi ADLG Award, Sekda Bumi Handayani Tampilkan Transformasi Digital

JOGJA.PUSARAN.ONLINE – Selasa (14/07/2026) Transformasi digital di lingkungan pemerintahan tidak hanya berarti menghadirkan aplikasi, sistem informasi, atau layanan berbasis elektronik. Lebih dari itu, transformasi digital merupakan upaya menyeluruh untuk mengubah cara kerja birokrasi agar menjadi lebih efektif, efisien, transparan, dan mampu memberikan pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat.

Perubahan tersebut membutuhkan sosok pemimpin yang mampu mengarahkan organisasi, membangun kolaborasi antarperangkat daerah, serta menumbuhkan budaya kerja yang terbuka terhadap inovasi dan perkembangan teknologi.

Semangat inilah yang menjadi bagian dari pelaksanaan visitasi lapangan dalam rangka penilaian ASKOMPSI Digital Leadership Government Award (ADLG Award) 2026 yang diselenggarakan di Kabupaten Gunungkidul. Pada kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul, Sri Suhartanta, terpilih sebagai salah satu nominator yang dinilai memiliki komitmen dalam mendorong transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

Ajang ini memberikan apresiasi kepada para pemimpin daerah yang dinilai berhasil memimpin perubahan melalui pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Visitasi lapangan dilaksanakan sebagai bagian dari proses penilaian untuk melihat secara langsung bagaimana transformasi digital diterapkan di Kabupaten Gunungkidul. Tim asesor melakukan berbagai tahapan penilaian, mulai dari executive interview dengan pimpinan daerah, dialog bersama organisasi perangkat daerah (OPD), demonstrasi sistem kerja berbasis digital (demo working system), hingga pengumpulan jejak pendapat dari aparatur sipil negara (ASN).

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, tim asesor memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kebijakan, strategi, serta implementasi transformasi digital yang telah dijalankan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

Hasil dari proses visitasi menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah melaksanakan berbagai upaya dalam mendukung transformasi digital. Namun, masih terdapat beberapa isu strategis yang menjadi perhatian untuk terus diperkuat. Salah satunya adalah pengembangan pola pikir atau mindset digital bagi ASN di setiap perangkat daerah agar mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi dan menerapkan inovasi dalam pekerjaan sehari-hari. Selain itu, peningkatan literasi digital masyarakat juga menjadi faktor penting agar masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan digital pemerintah secara optimal, aman, dan bertanggung jawab.

Tim asesor juga menyoroti pentingnya memperkuat kolaborasi antar-OPD. Selama ini, masih terdapat tantangan berupa sekat-sekat antarinstansi yang dapat menghambat integrasi data dan koordinasi dalam penyelenggaraan layanan publik. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang lebih kuat sehingga data dapat saling terhubung, proses kerja menjadi lebih efisien, serta pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih cepat, mudah, dan terpadu.

Melalui kepemimpinan yang visioner, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, transformasi digital diharapkan tidak hanya menghasilkan inovasi dalam bentuk aplikasi atau sistem, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan publik. Kepemimpinan menjadi kunci dalam menyatukan visi, menggerakkan seluruh perangkat daerah, serta memastikan bahwa setiap kebijakan digital memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Visitasi lapangan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian penilaian ADLG Award 2026 yang menempatkan kepemimpinan sebagai faktor utama dalam keberhasilan transformasi digital di pemerintahan daerah. Melalui proses penilaian tersebut, diharapkan berbagai praktik baik yang telah diterapkan di Kabupaten Gunungkidul dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi daerah lain. Dengan demikian, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul diharapkan mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin adaptif, terintegrasi, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di era digital.

Related Posts

1 of 13