JOGJA.PUSARAN.ONLINE – Kamis (23/07/2026) Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Pelatihan E-Business bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, Kamis (23/7/2026). Kegiatan yang didukung Dana Keistimewaan DIY ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran sekaligus meningkatkan daya saing usaha di era digital.
Pelatihan menghadirkan Anggota DPRD DIY Rita Nurmastuti, M.Pd., perwakilan Kepala Dinas Kominfo DIY Wiwik Lestari, Lurah Hargobinangun Amin Sarjito, Direktur Pengembangan Layanan dan Ekosistem Live Media Eka Indarto, serta Direktur Marketing dan Pengembangan Bisnis Infotekno Iwan J. Prasetyo. Kegiatan diikuti puluhan pelaku UMKM dari Kalurahan Hargobinangun yang bergerak di berbagai bidang usaha, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga jasa.
Dalam sambutannya, Anggota DPRD DIY Rita Nurmastuti mengajak peserta memanfaatkan kesempatan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas diri dan mengembangkan usaha. Menurutnya, ilmu yang diperoleh dari kegiatan seperti ini akan memberikan manfaat lebih besar apabila diterapkan dan dibagikan kepada pelaku UMKM lainnya.
“Ilmu yang diperoleh hari ini jangan berhenti pada diri sendiri. Dipraktikkan, kemudian ditularkan kepada teman-teman dan kelompok UMKM lainnya. Itulah jalan keberkahan yang bisa kita lakukan bersama,” ujar Rita.
Rita juga menilai perkembangan teknologi telah membuka peluang baru bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya secara lebih luas. Karena itu, pelaku usaha diharapkan tidak ragu memanfaatkan berbagai platform digital sebagai sarana belajar maupun memperkenalkan produk kepada masyarakat.
Pada sesi materi, Direktur Pengembangan Layanan dan Ekosistem Live Media Eka Indarto menyampaikan teknik penyusunan copywriting sebagai bagian penting dalam strategi digital marketing. Ia menjelaskan bahwa promosi yang berhasil tidak hanya bergantung pada kualitas produk, tetapi juga kemampuan pelaku usaha membangun komunikasi yang menarik dengan calon pelanggan.
“Digital marketing bukan sekadar mengunggah produk, tetapi bagaimana kita mengkomunikasikan produk atau jasa kepada calon pelanggan melalui konten dan copywriting yang menarik,” kata Eka.
Menurut Eka, pelaku UMKM perlu memahami karakter konsumennya agar mampu menyusun pesan promosi yang tepat sasaran. Konten yang menceritakan manfaat, pengalaman menggunakan produk, maupun solusi yang ditawarkan dinilai lebih efektif dibanding hanya menampilkan foto produk. Selain itu, identitas usaha juga perlu dibangun melalui informasi yang jelas, media sosial yang aktif, serta saluran komunikasi yang mudah diakses pelanggan.
Sementara itu, Direktur Marketing dan Pengembangan Bisnis Infotekno Iwan J. Prasetyo memberikan materi mengenai optimalisasi Google Business Profile. Ia menjelaskan bahwa keberadaan profil usaha di Google menjadi salah satu faktor penting agar UMKM lebih mudah ditemukan melalui Google Search maupun Google Maps.
“Kalau ingin usaha mudah ditemukan, mulailah dari nama usaha yang sesuai dengan kata kunci yang sering dicari masyarakat. Lengkapi profil usaha, jam operasional, nomor telepon, foto, dan dorong pelanggan memberikan ulasan karena itu akan meningkatkan visibilitas usaha di Google,” ujar Iwan.
Iwan juga memberikan pendampingan kepada peserta dalam menentukan kategori usaha yang tepat, melengkapi informasi bisnis, hingga mengoptimalkan foto dan ulasan pelanggan. Menurutnya, pengelolaan Google Business Profile yang baik dapat meningkatkan kepercayaan calon konsumen sekaligus memperbesar peluang usaha muncul pada hasil pencarian Google.
Melalui pelatihan ini, Kominfo DIY berharap pelaku UMKM di Kalurahan Hargobinangun semakin siap memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, serta memperkuat daya saing usaha secara berkelanjutan.











